RESIKO USAHA LAUNDRY

Apa saja Resiko Usaha Laundry? Resiko Bisnis Laundry?

RESIKO USAHA LAUNDRY YANG PERTAMA ADALAH:
TIDAK PRODUKSI

Bahwa bisnis laundry merupakan bisnis yang tidak memproduksi barang, melainkan bisnis jasa. Sehingga, tidak ada stok barang yang menumpuk. Jikalau tidak laku, maka kemungkinan terburuk adalah: tidak akan ada kerugian barang menumpuk atau expired, tidak akan ada kerugian atas model barang yang ketinggalan zaman. Tidak ada kerugian atas stok barang. Tidak memproduksi barang, sehingga minim akan kerugian.

RESIKO USAHA LAUNDRY YANG KEDUA ADALAH:
TIDAK ADA PRODUK YANG BASI

Jikalau kita berjualan makanan, produk tidak laku atau masih ada sisa yang belum laku, maka hal tersebut bernilai menjadi sebuah kerugian tersendiri dalam bisnis. Apalagi jika makanan yang tidak laku tersebut adalah banyak. Maka akan menjadi basi, atau menjadi nilai yang terbuang karena tidak dapat mendulang rupiah. Berbeda dengan bisnis laundry, yang tidak berjualan produk atau barang yang jika tidak laku maka akan basi atau rugi. Dalam bisnis laundry, jikalau tidak laku atau sepi, tidak ada masalah, tidak ada resiko rugi barang akan basi. Tinggal teknik marketing yang perlu didongkrak dan ditingkatkan agar menjadi optimal.

RESIKO USAHA LAUNDRY YANG KETIGA ADALAH:
MINIM BANGKRUT

Pada tahun 1998 saat Indonesia dialnda krisis, banyak bisnis yang oleng dan terkapar. Dan salah satu bisnis yang bertahan tetap survive serta tidak mengalami kebangkrutan adalah bisnis di bidang jasa. Bisnis di bidang jasa adalah bisnis yang melayani, tidak memproduksi. Minim resiko, dan juga: Minim Modal. Sehingga, karena minim resiko maka akan memperkecil probabilitas untuk kebangkrutan.

Kami adalah Lembaga yang concern di bidang Training Laundry, Pelatihan Laundry, Kursus Laundry. Telah melahirkan banyak pengusaha baru di bidang laundry. Telah meluluskan berpuluh-puluh angkatan pelatihan. Di Pelatihan Laundry ini, kami bukan hanya mengajarkan tentang materi teknis saja, melainkan juga banyak sharing tentang metode meledakkan penjualan, teknik berinovasi, teknik branding, termasuk juga materi-materi yang ‘daging’ tentang venus marketing, manajemen complain, dan lain sebagainya.

pelatihan laundry jakarta, pelatihan laundry bandung, pelatihan laundry semarang, pelatihan laundry yogyakarta, pelatihan laundry surabaya, pelatihan laundry solo, pelatihan laundry makassar cara bisnis laundry, cara memulai usaha laundry, pelatihan laundry, Buku laundry, Buku bisnis laundry kiloan, Buku panduan laundry, Panduan laundry, Panduan usaha laundry, panduan usaha laundry kiloan pelatihan laundry, training laundry, kursus laundry, bisnis laundry, bisnis laundry kiloan, usaha laundry kiloan, membuka usaha laundry, cara bisnis laundry, pelatihan usaha laundry

Informasi lebih lengkap mengenai agenda atau jadwal Pelatihan Laundry, klik:
Kelas Pelatihan

==========

Untuk info lebih lanjut, hubungi:
0857 558 45 429,
08233 100 4433,
0343-6247 031
Email: pelatihanlaundry@gmail.com
www.pelatihanlaundry.com

 

Konsultasikan Kepada Kami Perihal:

  • kerugian usaha laundry
  • pelatihan laundry di semarang
  • resiko usaha loundry
  • resiko laundry
  • kerugian usaha laundry kiloan
  • kelemahan usaha laundry
  • resiko dalam menjalankan bisnis laundry
  • resiko jasa leundry
  • resiko usaha
  • Bentuk resiko pada usaha laundry
  • resiko yang dihadapi usaha laundry kiloan
  • usaha laundry di semarang
  • resiko ataua bahaya di usaha laundry
  • rediko usaha laundry kecuali
  • pengukuran resiko untuk usaha laundry
  • pengendalian risiko bahaya pada usaha laundry rumahan
  • pelatihan laundry semarang
  • manajemen resiko usaha laundry
  • manajemen resiko bisnis laundry
  • kerugian bisnis londry
  • jenis resiko operasional usaha laundry
  • usaha loundry adakah resikoh dan kerugiannya

One thought on “RESIKO USAHA LAUNDRY

  1. saya berniat membuka usaha laundry kiloan dan sangat tertarik dengan pelatihan yang di sarankan tetapi saat ini posisi saya disemarang.
    mohon pencerahannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *